Peran Pemerintah Desa Dalam Manajemen Pendidikan Berbasis Masyarakat
Studi Kasus Di Desa Cibatutiga, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.54765/silihasah.v3i2.127Keywords:
Pendidikan Berbasis Masyarakat; Pemerintah Desa; Manajemen Pendidikan; Partisipasi Masyarakat; Collaborative Governance.Abstract
Pendidikan berbasis masyarakat menempatkan masyarakat sebagai aktor penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan, sementara pemerintah lokal berfungsi sebagai fasilitator, pengarah, dan penghubung antarpemangku kepentingan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran pemerintah Desa Cibatutiga, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, dalam pengelolaan pendidikan berbasis masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi studi kasus. Data yang menjadi dasar analisis berasal dari studi literatur, observasi lingkungan, dokumentasi, dan wawancara dengan aparatur desa serta tokoh masyarakat dan pelaku pendidikan sebagaimana tersedia dalam bahan penelitian. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode sebagai strategi keabsahan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dapat dipetakan ke dalam empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Dalam perencanaan, pemerintah desa menjadi penghubung antara kebutuhan warga dan agenda pembangunan desa. Dalam pengorganisasian, pemerintah desa memobilisasi organisasi dan kelompok masyarakat. Dalam pelaksanaan, dukungan diberikan melalui fasilitas belajar, kegiatan literasi, pelatihan keterampilan, dan kemitraan. Dalam pengawasan, pemerintah desa bersama unsur masyarakat melakukan evaluasi program. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan berbasis masyarakat memiliki peluang berkembang ketika kewenangan, sumber daya, partisipasi, dan akuntabilitas dibangun secara kolaboratif. Namun, artikel ini juga menegaskan bahwa partisipasi tidak otomatis menghasilkan mutu pendidikan; kapasitas kelembagaan, kejelasan peran, transparansi, dan keberlanjutan perlu diperkuat.
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Bagenda, D. K., Field, M. H., & Okazaki, W. (2021). Can rural community initiatives improve learning outcomes in local primary schools? International Journal of Educational Development, 82, 102373. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2021.102373
Bandur, A. (2012). School-based management developments and partnership: Evidence from Indonesia. International Journal of Educational Development, 32(2), 316–328. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2011.05.007
Barrera-Osorio, F., Fasih, T., Patrinos, H. A., & Santibáñez, L. (2009). Decentralized decision-making in schools: The theory and evidence on school-based management. World Bank.
Briggs, K. L., & Wohlstetter, P. (2003). Key elements of a successful school-based management strategy. School Effectiveness and School Improvement, 14(3), 351–372. https://doi.org/10.1076/sesi.14.3.351.15840
Bush, T. (2020). Theories of educational leadership and management (5th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Elmelegy, R. I. (2015). School-based management: An approach to decision-making quality in Egyptian general secondary schools. School Leadership & Management, 35(1), 79–96. https://doi.org/10.1080/13632434.2014.962499
Fullan, M., & Watson, N. (2000). School-based management: Reconceptualizing to improve learning outcomes. School Effectiveness and School Improvement, 11(4), 453–473. https://doi.org/10.1076/sesi.11.4.453.3561
Giardiello, M., & Capobianco, R. (2025). Education as a common good and youth activism to regenerate rural communities. International Journal of Educational Research, 134, 102768. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2025.102768
Huda, N. (1998). Decentralization of education in Indonesia: Problems of implementation. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(Special Issue). https://doi.org/10.17977/um048v5i1998p%25p
Mayger, L. K., & Provinzano, K. (2022). Community school leadership: Identifying qualities necessary for developing and supporting equity-centered principals. Leadership and Policy in Schools, 21(2), 281–302. https://doi.org/10.1080/15700763.2020.1759652
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Osborne, S. P. (Ed.). (2010). The new public governance? Emerging perspectives on the theory and practice of public governance. Routledge.
Parker, L., & Raihani, R. (2011). Democratizing Indonesia through education? Community participation in Islamic schooling. Educational Management Administration & Leadership, 39(6), 712–728. https://doi.org/10.1177/1741143211416389
Santizo Rodall, C. A., & Martin, C. J. (2009). School-based management and citizen participation: Lessons for public education from local educational projects. Journal of Education Policy, 24(3), 317–333. https://doi.org/10.1080/02680930802669268
Suharto, T. (2005). Konsep dasar pendidikan berbasis masyarakat. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 24(3). https://doi.org/10.21831/cp.v0i3.376
Suharto, N., & Sofyan, E. (2023). Manajemen peran serta masyarakat dalam pengembangan sekolah. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2608–2620. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.590
Turnbull, B., et al. (2019). Shifting the perspective on community-based management of education: From systems theory to social capital and community empowerment. International Journal of Educational Development, 64, 17–26. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2018.11.004
Wahyuningrum, M. M. (2015). Penerapan manajemen berbasis sekolah dan desentralisasi pendidikan pada era otonomi daerah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(2).
Bjork, C., & Susanti, D. (2023). Can community participation leverage changes in teacher behavior? Evidence from remote areas of Indonesia. International Journal of Educational Development, 102, 102840. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2023.102840
Bray, M. (2007). Community initiatives in education: Goals, dimensions and linkages with governments. Comparative Education, 43(4), 425–438.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Silih Asah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









