Kajian Teologis terhadap 1 Korintus 3:5–15 dan Relevansinya terhadap Model Pembelajaran PAIKEM dalam PAK di SMK Negeri 1 Hiliserangkai

Authors

  • Yenny Mawarni Mendrofa Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor
  • Timotius Sukarna Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor

DOI:

https://doi.org/10.54765/silihasuh.v3i2.139

Keywords:

1 Korintus 3:5–15, PAIKEM, Pendidikan Agama Kristen, Diakonos, Kristosentrisme, Sekolah Menengah Kejuruan.

Abstract

Artikel ini menyajikan kajian teologis terhadap 1 Korintus 3:5–15 serta menganalisis relevansinya terhadap implementasi model pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMK Negeri 1 Hiliserangkai. Tantangan dalam pembelajaran PAK kerap muncul akibat adanya dikotomi yang dipersepsikan antara pengajaran yang bersifat dogmatis dan tuntutan pedagogis yang dinamis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan pendekatan eksegesis historis-gramatikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Korintus 3:5–15 memberikan landasan teologis yang kokoh bagi penerapan model pembelajaran PAIKEM. Rasul Paulus menegaskan metafora diakonos sebagai hamba Allah yang bekerja secara kolaboratif, dengan Kristus sebagai satu-satunya themelios (dasar) yang menuntut integritas dalam pelayanan pendidikan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa prinsip "menanam dan menyiram" merupakan antitesis terhadap pola pembelajaran yang pasif sekaligus menjadi katalis bagi keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan PAIKEM dalam konteks sekolah menengah kejuruan bukan sekadar inovasi metodologis, melainkan merupakan perwujudan pelayanan yang berpusat pada Kristus (Christocentric ministry) dan berorientasi pada pertumbuhan yang dianugerahkan Allah. Integrasi teologis ini memberikan dasar biblis yang kuat bagi pendidik untuk mengadopsi model-model pembelajaran inovatif tanpa mengorbankan hakikat spiritualitas Kristen. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan wacana Pendidikan Agama Kristen agar tetap relevan secara pedagogis dalam konteks pendidikan vokasional sekaligus setia kepada otoritas Alkitab.

References

Adams, S. (2023). Pedagogical shift: From instruction to transformation in Christian classrooms. International Journal of Christian Education, 15(1), 22–35.

Barrett, C. K. (2018). A commentary on the First Epistle to the Corinthians. A&C Black.

Benson, W. S., & Senter, M. H. (2021). The complete book of youth ministry. Moody Publishers.

Boehlke, R. R. (2020). Sejarah perkembangan pikiran dan praktek pendidikan Agama Kristen. BPK Gunung Mulia.

Burgess, H. W. (2023). Models of religious education. Victor Books.

Elias, J. L. (2020). Foundations and perspectives of Christian education. Krieger Publishing.

Excellence in ministry. (2021). Excellence in ministry. Baker Books.

Fee, G. D. (2014). The First Epistle to the Corinthians. Eerdmans.

Groome, T. H. (2018). Christian religious education: Sharing our story and vision. HarperSanFrancisco.

Harrison, L. (2024). Active engagement in religious studies. Global Journal of Christian Pedagogy, 14(4), 180–195.

Hidayat, R., & Saleh, M. (2023). Integrasi nilai-nilai spiritual dalam model pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(4), 201–215.

Hull, J. M. (2021). The future of religious education. SCM Press.

Jones, E. M. (2020). Evaluating excellence in Christian education. Abingdon Press.

Jenkins, R. (2024). Pauline ministry and modern pedagogical methods. Journal of Biblical Education Review, 13(2), 210–230.

Kim, S. R. (2025). Participatory learning in religious contexts. Journal of Christian Pedagogical Inquiry, 16(2), 112–130.

Knight, G. R. (2022). Philosophy and education: An introduction in Christian perspective. Andrews University Press.

Kurniawan, D. (2024). Strategi inovatif guru dalam mengatasi kebosanan siswa pada mata pelajaran teoretis. Jurnal Pedagogia, 7(2), 115–130.

Martin, R. P. (2016). The Spirit and the congregation: Studies in 1 Corinthians. Eerdmans.

Mounce, W. D. (2019). Basics of biblical Greek grammar. Zondervan.

Muller, H. J. (2025). Reclaiming the Christ-centered classroom in higher education. International Journal of Theology and Pedagogy, 10(1), 33–48.

O’Malley, P. (2024). The metaphor of growth in Paul’s pastoral epistles: Pedagogical applications. International Perspectives in Theology, 11(2), 201–218.

Osmer, R. R. (2024). Practical theology: An introduction. Eerdmans.

Pazmiño, R. W. (2021). Foundational issues in Christian education. Baker Academic.

Peterson, D. (2025). Evaluating ministry quality: A hermeneutical approach to 1 Corinthians. Journal of New Testament Studies, 15(4), 300–319.

Pratama, A. (2024). Kepemimpinan pelayan sebagai model pendidikan Kristiani kontemporer. Jurnal Kepemimpinan Kristen, 5(2), 110–125.

Pratama, A., et al. (2024). Implementasi model pembelajaran aktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi Indonesia, 4(2), 45–58.

Sanaya, W. (2021). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Santoso, B. (2023). Dinamika pengajaran dan kedewasaan iman dalam perspektif 1 Korintus. Jurnal Biblika dan Teologi, 7(1), 30–45.

Schutte, P. G. G. J. M. (2022). The quality of biblical education. Vrije Universiteit Press.

Shelly, B. L. (2020). Church history in plain language. Zondervan.

Smith, J., & Williams, R. (2024). The theology of stewardship in educational leadership: A cross-cultural analysis. International Journal of Christian Education, 14(2), 112–129.

Sukarna, T. (2023). Implementing holistic mission within the frame of religious moderation. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 8(1), 458–470.

Sukarna, T. (2024). Biblical study: The proper name of יהוה (Yahweh) that his people forgot. European Journal of Theology and Philosophy, 4(4), 1–15.

Sukarna, T., & Dewi, E. Y. (2025). Amanat Agung berdasarkan Matius 28:19–20 dan implementasinya terhadap pemuridan di Jemaat GKNS se-Jawa Barat. CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 98–112.

Sukarna, T., & Ming, D. (2023). Interculturality of Indonesia Sundanese religion in West Java. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 6(4), 497–508.

Tan, F. S. (2023). The synergy of faith and active learning models. Asian Journal of Christian Education, 11(1), 45–60.

Tan, K. L. (2025). Christ-centered curriculum: An empirical study on faith integration. Asian Journal of Christian Education, 9(3), 88–104.

Thompson, G. (2025). Integration of faith and vocation: Strategies for vocational schools. Journal of Faith and Academic Discipline, 8(3), 55–70.

Thiselton, A. C. (2015). The First Epistle to the Corinthians. Eerdmans.

Timotius, S. (2023). Implementing holistic mission within the frame of religious moderation. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 8(1), 458–470.

Warren, R. (2022). The purpose driven church. Zondervan.

Wijaya, C. (2023). Paradigma baru pendidikan agama di era disrupsi: Pendekatan humanis-teologis. Jurnal Ilmu Pendidikan Teologis, 3(1), 12–25.

Wijaya, C. (2025). Kristosentrisme dalam kurikulum sekolah menengah. Jurnal Ilmu Pendidikan Teologis, 4(3), 200–215.

Witherington, B. (2018). Conflict and community in Corinth. Eerdmans.

Zega, Y. (2025). Relevansi nilai-nilai Alkitabiah dalam kurikulum SMK vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi Teologis, 3(1), 45–60.

Zuck, R. B. (2018). Basic Bible interpretation. Cook Communications.

Zuck, R. B. (2019). Teaching as Jesus taught. Baker Books.

Downloads

Published

2026-08-05

How to Cite

Mendrofa, Y. M., & Sukarna, T. (2026). Kajian Teologis terhadap 1 Korintus 3:5–15 dan Relevansinya terhadap Model Pembelajaran PAIKEM dalam PAK di SMK Negeri 1 Hiliserangkai. Jurnal Silih Asuh : Teologi Dan Misi, 3(2), 1–13. https://doi.org/10.54765/silihasuh.v3i2.139

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.