Hubungan Interaksi Pembelajaran Berbasis Ulangan 6:6–7 Dengan Hasil Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Hiliserangkai

Authors

  • Mei Melvida Mendrofa Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor
  • Elianus Telaumbanua Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor

DOI:

https://doi.org/10.54765/silihasah.v3i2.137

Keywords:

Interaksi Pembelajaran; Ulangan 6:6–7; Hasil Belajar; Pendidikan Agama Kristen; Peserta Didik

Abstract

 Interaksi pembelajaran merupakan salah satu unsur penting dalam keberhasilan proses pendidikan karena melalui interaksi terjadi komunikasi, keterlibatan, pemberian umpan balik, dan pembentukan pemahaman peserta didik. Dalam perspektif Alkitab, Ulangan 6:6–7 menekankan pentingnya pengajaran yang dilakukan secara berulang, konsisten, dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan interaksi pembelajaran berdasarkan prinsip Ulangan 6:6–7 dengan hasil belajar peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 1 Hiliserangkai Kabupaten Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 100 peserta didik dengan sampel sebanyak 70 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara interaksi pembelajaran berdasarkan prinsip Ulangan 6:6–7 dengan hasil belajar peserta didik, dengan koefisien korelasi Spearman sebesar 0,743 dan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Analisis regresi menghasilkan nilai R sebesar 0,728 dan R² sebesar 0,530. Nilai tersebut menunjukkan bahwa model menjelaskan sebesar 53% variasi hasil belajar peserta didik, sedangkan 47% berkaitan dengan faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pengajaran yang konsisten, berulang, komunikatif, dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari memiliki relevansi bagi proses pembelajaran di sekolah.

References

Bano, N. I., & Tangkin, W. P. (2022). Peran guru Kristen sebagai penuntun terhadap minat belajar siswa selama pembelajaran daring. Jurnal Shanan, 6(2), 313–330. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i2.3900

Benyamin, P. I., & Gracia, F. Y. (2021). Penerapan model PAIKEM pada Pendidikan Agama Kristen berbasis CBSA di era pandemi Covid-19. Jurnal Teologi Gracia Deo, 4(1), 169–177. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v4i1.115

Craigie, P. C. (2005). The book of Deuteronomy. Eerdmans Publishing.

Darius, T. (2022). Analisis implementasi kompetensi profesional guru PAK di era revolusi industri 4.0 dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri SATAP 3 Sangalla’. Masokan: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(2), 76–92. https://doi.org/10.34307/misp.v2i2.57

Datupongbe, K. (2022). Penerapan keterampilan mengelola kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAK kelas VIII C sesi dua di SMP Kristen Sangalla. Masokan: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(2), 137–153. https://doi.org/10.34307/misp.v2i2.63

Dewanto, Y. (2024). Peranan komunikasi guru Pendidikan Agama Kristen dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Agama Kristen Didaxte, 1(2), 72–83.

Djamarah, S. B. (2014). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.

Faot, E. S., & Hutapea, R. H. (2022). Media video pembelajaran dalam pencapaian hasil belajar Pendidikan Agama Kristen. Masokan: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(2), 116–136. https://doi.org/10.34307/misp.v2i2.62

Halawa, A. M. (2021). Penerapan metode scramble dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Shanan, 5(1), 15–28. https://doi.org/10.33541/shanan.v5i1.2512

Hamalik, O. (2013). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Lao, H. A. E., & Maudemang, O. O. (2022). Pengaruh kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 4 Kota Kupang. INSTITUTIO: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(1), 9–17.

Marampa, E. R., & Novalina, M. (2022). Cooperative learning dengan metode STAD: Sebuah alternatif dalam meningkatkan minat belajar pada mata kuliah Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Shanan, 6(2), 297–312. https://ejournal.uki.ac.id/index.php/shan/article/view/3699

McConville, J. G. (2002). Deuteronomy. Apollos.

Merrill, E. H. (2008). Deuteronomy. B&H Academic.

Nababan, D. A., Patty, J., Sopacua, S. B., & Sianipar, D. (2024). Strategi manajemen kelas Pendidikan Agama Kristen yang kolaboratif dan berbasis literasi digital. Jurnal Shanan, 8(1), 85–104. https://doi.org/10.33541/shanan.v8i1.5559

Partogi, D. R. (2024). Meningkatkan kualitas pendidikan Kristiani melalui reorientasi nilai pendidikan. Jurnal Teologi Gracia Deo, 6(2), 199–210. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v6i2.202

Sardiman, A. M. (2014). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.

Sudjana, N. (2014). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wright, C. J. H. (2012). Deuteronomy. Hendrickson Publishers.

Zega, H. Y., & Tafonao, T. (2021). Kreativitas mengajar guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan minat belajar siswa di masa pandemi. DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 98–110. https://doi.org/10.52879/didasko.v1i2.22

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Mendrofa, M. M., & Telaumbanua, E. (2026). Hubungan Interaksi Pembelajaran Berbasis Ulangan 6:6–7 Dengan Hasil Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Hiliserangkai. Jurnal Silih Asah, 3(2), 44–53. https://doi.org/10.54765/silihasah.v3i2.137

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.