Dari Urkasdim Ke Suwarnadwipa
Oprasionalisasi Panggilan Abaraham Dalam Tridarma Perguruan Tinggi Teologi Bagi Misi Transformasi Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54765/silihasah.v3i1.125Keywords:
Panggilan Abraham, Tridarma Perguruan Tinggi, Pendidikan Tinggi Teologi, Missio Dei, transformasi pendidikan, Hermeneutika Filosofis-Kontekstual.Abstract
Penelitian ini bertujuan merumuskan Model Tridarma Berbasis Panggilan Abraham sebagai paradigma transformasional bagi Perguruan Tinggi Teologi (PTT) di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari krisis identitas PTT yang sering terjebak dalam dikotomi antara tuntutan akademik dan panggilan gerejawi, sehingga Tridarma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—kerap kehilangan orientasi teologis dan relevansi sosialnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka “Hermeneutika Filosofis-Kontekstual” yang mengintegrasikan studi filosofis dan critical case study pada STT Suwarnadwipa sebagai living prototype. Data penelitian diperoleh melalui analisis teks Kejadian 12:1–3, dokumen institusional, serta literatur teologis dan filsafat pendidikan. Analisis dilakukan melalui “Siklus Interpretasi Tiga Lapis” yang mencakup lapis eksplanatori, komparatif, dan konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panggilan Abraham mengandung tiga DNA utama, yaitu divine initiative, costly obedience, dan instrumental blessing, yang dapat menjadi fondasi filosofis-teologis bagi transformasi Tridarma PTT. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian ini menghasilkan tiga pilar utama model, yakni pendidikan sebagai Abrahamic Discipleship, penelitian sebagai Pro Deo et Ethne Inquiry, dan pengabdian masyarakat sebagai Shalom-Based Engagement. Implementasi model pada STT Suwarnadwipa menunjukkan bahwa paradigma Abrahamik mampu mengintegrasikan kesetiaan teologis dengan relevansi kontekstual secara operasional. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui pengembangan kerangka “Teologi Dwipa Nusantara,” secara metodologis melalui pendekatan “Hermeneutika Filosofis-Kontekstual,” dan secara praktis melalui penyediaan model operasional yang dapat diadaptasi oleh PTT lain di Indonesia.
References
Adelman, C. (2008). The Bologna process for U.S. eyes: Re-learning higher education in the age of convergence. Institute for Higher Education Policy.
Afaradi, A. (2025). Kajian teologi keluarga bagi pemimpin Kristen dalam kisah Abraham: Menelusuri pola inti menuju periferi. Phronesis Jurnal Teologi Dan Misi, 8(1), 63–76. https://doi.org/10.47457/phr.v8i1.592
Alexander, C., Pakpahan, D. F., & Suprandono, Y. R. (2023). Panggilan Allah kepada Abraham: Konsep anugerah dan implikasinya dalam kehidupan orang percaya. Pengarah Jurnal Teologi Kristen, 4(2). https://doi.org/10.36270/pengarah.v4i2.117
Alexander, L., & Yosep Fransiskus. (2025). Spiritualitas hamba dan murid serta relevansinya bagi pendidikan calon imam (Refleksi eksegetis atas teks Matius 6:19–24) [Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya]. Repository Universitas Katolik Widya Mandala.
Alkitab. (2017). Kejadian 12:1–3. Lembaga Alkitab Indonesia.
Amiman, R. V. (2018). Penatalayanan gereja di bidang misi sebagai kontribusi bagi pelaksanaan misi gereja. Missio Ecclesiae, 7(2), 164–187. https://doi.org/10.52157/me.v7i2.85
Apner, G. J. (2018). Kehadiran gereja dalam kemajemukan Indonesia dalam terang Yes 49:6 dan Mat 28:19. Jurnal Teologi, 7(2), 185–196. https://doi.org/10.24071/jt.v7i2.1639
Batsira, A. D. (2025). Visi dan ambisi di kalangan mahasiswa STT GPI Papua: Antara panggilan pelayanan dan pencapaian pribadi. JUITAK Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(3), 34–46. https://doi.org/10.61404/juitak.v3i3.418
Bediako, K. (2004). Jesus and the gospel in Africa: History and experience. Orbis Books.
Bosch, D. J. (1991). Transforming mission: Paradigm shifts in theology of mission. Orbis Books.
Butar-Butar, A. M. P. (2025). Panggilan misi di Indonesia: Strategi penjangkauan jiwa yang belum terjangkau Injil. REDOMINATE Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 67–81. https://doi.org/10.59947/redominate.v6i2.136
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darmaputera, E. (2022). Teologi kontekstual Indonesia: Refleksi kritis atas pergumulan iman dan budaya. BPK Gunung Mulia.
Douglas, J. D. (2004). The Lausanne covenant: An exposition and commentary. Lausanne Committee for World Evangelization.
Fanggi, Y. O. (2023). Analisa Kejadian 12:1–9 tentang Tuhan memanggil Abraham menjadi berkat dan implikasinya bagi orang percaya. Jurnal Teologi Injili Dan Pendidikan Agama, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.55606/jutipa.v1i1.77
Farhadian, C. E. (2020). Introducing world Christianity. Wiley-Blackwell.
Harita, J. (2023). Memahami makna panggilan Abraham dalam konteks pendidikan agama Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Dan Teologi, 1(1), 49–62. https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v1i1.2
Hutagalung, R. J. R., & Lie, R. (2021). Peran gembala jemaat dalam pengajaran agama Kristen terhadap keterlibatan warga jemaat dalam pelayanan. Didache Journal of Christian Education, 2(1), 87–87. https://doi.org/10.46445/djce.v2i1.359
Karlau, S. A., Rukua, I. S., & Ismail, J. K. (2022). Pendidikan agama Kristen berpola pedagogik transformatif pada era revolusi industri 4.0 menurut Matius 11:28–30. Didache Journal of Christian Education, 3(2), 124–124. https://doi.org/10.46445/djce.v3i2.542
Knight, G. R. (2006). Philosophy and education: An introduction in Christian perspective (4th ed.). Andrews University Press.
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Laia, B. J., Gugun, G., & Bambangan, M. (2025). Perjanjian Allah dengan Abraham dalam Kejadian 12:1–3: Makna dan implikasinya bagi iman Kristen masa kini. Jurnal Riset Rumpun Agama Dan Filsafat, 4(3), 122–133. https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i3.5663
Mudak, S., Silalahi, E. A., Manao, M., Sumarno, S., & Gea, L. D. (2025). Kepemimpinan transformasional berbasis narasi Musa: Sintesis Keluaran 18:13–27 dan teori Burns-Bass dalam pendidikan Kristen. Jurnal Teologi Injili, 5(1), 75–90. https://doi.org/10.55626/jti.v5i1.229
Nainggolan, U. P., Zalukhu, R., Silaban, B. B. H., & Hutahaean, H. (2025). Mengulik praktik poligami dan sinkretisme religius: Urgensi teologi penatalayanan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 13848–13854. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10056
Natonis, H. Y. (2020). Kepemimpinan transformatif dalam perspektif pendidikan agama Kristen. Voice of Wesley Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama, 3(2), 15–27. https://doi.org/10.36972/jvow.v3i2.48
Nggebu, S., Buyung, R., Kim, P. J., Buyung, Y. F. M., & Chung, Y. (2025). Missio Dei inkarnasional: Kerangka teologis bagi misi holistik lintas budaya di Indonesia. Bonafide Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(2), 212–231. https://doi.org/10.46558/bonafide.v6i2.466
Osmer, R. R. (2008). Practical theology: An introduction. Eerdmans Publishing.
Pakpahan, G. K. R. (2020). Karakteristik misi keluarga dalam perspektif Perjanjian Lama. VOX DEI Jurnal Teologi Dan Pastoral, 1(1), 16–36. https://doi.org/10.46408/vxd.v1i1.11
Palmer, P. J. (2017). The courage to teach: Exploring the inner landscape of a teacher’s life (20th anniversary ed.). Jossey-Bass.
Panggabean, J. Z. Z. (2018). Pendekatan praksis-teologis dalam fondasi pendidikan Kristiani. Kurios, 4(2), 167–167. https://doi.org/10.30995/kur.v4i2.81
Piper, J. (2010). Let the nations be glad! The supremacy of God in missions (3rd ed.). Baker Academic.
Prabowo, P. D., & Kalaka, J. (2023). Gereja yang berbagi daya dalam misi lintas budaya: Kajian misiologis Roma 15:22–33. Manna Rafflesia, 9(2), 340–354. https://doi.org/10.38091/man_raf.v9i2.304
Purwoto, P. (2021). Pendidikan Kristen dalam gereja sebagai dasar dan sarana aktualisasi misi Kristen. EDULEAD Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 89–101. https://doi.org/10.47530/edulead.v2i1.62
Rapelowandi. (2025). Landasan pendidikan Kristen: Perspektif teologis dan kepemimpinan transformasional. The New Perspective in Theology and Religious Studies, 6(1), 15–33. https://doi.org/10.47900/7nbcfn13
Siby, L. R., Suseno, A., & Hadi, S. (2022). Kajian biblika Kejadian 12:1–3 sebagai landasan rancang bangun pekabaran Injil dalam konteks masyarakat majemuk. Sabda Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 26–40. https://doi.org/10.55097/sabda.v3i1.38
Sinambela, J. L., Sinaga, J., Tinenti, M. L., & Pelawi, S. (2022). Keimanan Abraham berdasarkan Ibrani 11. SOPHIA Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 134–149. https://doi.org/10.34307/sophia.v3i2.97
Sinta, G., Msiren, R. J., Hurmanisa, H., & Sarmauli, S. (2024a). Keteladanan Abraham dalam teologi manajemen pendidikan. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 2(4), 158–166. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v2i4.758
Sinta, G., Msiren, R. J., Hurmanisa, H., & Sarmauli, S. (2024b). Keteladanan Abraham dalam teologi manajemen pendidikan. Maeswara Jurnal Riset Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan, 2(5), 185–192. https://doi.org/10.61132/maeswara.v2i5.1299
STT Suwarnadwipa. (2023). Visi, misi, dan rencana strategis 2023–2028. Dokumentasi internal.
STT Suwarnadwipa. (2024). Kurikulum dan panduan akademik. Dokumentasi internal.
Stevanus, K., & Yulianingsih, D. (2021). Strategi pembelajaran pendidikan agama Kristen pada anak usia dini. PEADA Jurnal Pendidikan Kristen, 2(1), 15–30. https://doi.org/10.34307/peada.v2i1.27
Tanduklangi, R. (2020). Analisis tentang tujuan pendidikan agama Kristen (PAK) dalam Matius 28:19–20. PEADA Jurnal Pendidikan Kristen, 1(1), 47–58. https://doi.org/10.34307/peada.v1i1.14
Tarigan, M. S. (2023). Implikasi iman sejati dalam pendidikan Kristen [Implications of true faith in Christian education]. Polyglot Jurnal Ilmiah, 19(2), 124–124. https://doi.org/10.19166/pji.v1i19.6308
Tarrapa, S. (2021). Implementasi pendidikan agama Kristen yang relevan dalam masyarakat majemuk sebagai dimensi misi gereja. Kurios, 7(2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.308
Tenny, T., & Arifianto, Y. A. (2021). Aktualisasi misi dan pemuridan guru pendidikan agama Kristen dalam era disrupsi. Didache Journal of Christian Education, 2(1), 41–41. https://doi.org/10.46445/djce.v2i1.365
Urbanus, U. (2020). Tinjauan Alkitab terhadap nilai-nilai karakter dan implementasinya. Tumou Tou, 112–127. https://doi.org/10.51667/tt.v7i2.457
Warouw, W. N. (2021). God’s ultimate purpose to His people: To be blessed and to be a blessing. Klabat Theological Review, 1(2), 104–112. https://doi.org/10.31154/ktr.v1i2.550.104-112
Wolterstorff, N. (2002). Educating for shalom: Essays on Christian higher education. Eerdmans Publishing.
Wolterstorff, N. (2019). Education for justice and peace: Renewing Christian higher education. Baker Academic.
Woran, R., Sinaga, J., & Sinambela, J. L. (2023). Perjanjian Allah kepada Abraham: Landasan perjanjian kekal bagi umat-Nya sepanjang zaman. Sinar Kasih Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 1(1), 50–58. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v1i1.85
Wright, C. J. H. (2006). The mission of God: Unlocking the Bible’s grand narrative. IVP Academic.
Yong, A. (2014). The future of theological education: A pneumatological approach. Cascade Books.
Ziliwu, A. J. I. (2025). Tinjauan perjanjian Allah dengan Abraham dalam Kejadian 12:1–4 untuk kebangkitan spiritual hamba Tuhan pada masa kini. CARAKA Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 6(2). https://doi.org/10.46348/car.v6i2.396
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Silih Asah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









